Produsen kereta mini,kereta mall, dan komidi putar terbaik di Indonesia

August 22, 2012
/ / /

Produsen kereta mini,kereta mall, dan komidi putar terbaik di Indonesia – Komidi putar adalah salah satu fasilitas permainan anak-anak, yang disediakan oleh satu kelompok penghibur di tempat hiburan dadakan atau kagetan. Sebenarnya banyak permainan yang disediakan seperti kereta mini, kincir angin, ombang ambing, pesawat tempur, dan kuda-kudaan.

Di Jakarta, hiburan seperti inilah yang digemari masyarakat dari kalangan menengah ke bawah. Selain tempatnya yang mudah dikunjungi, karena letaknya di lapangan terbuka, dan yang paling penting tiketnya murah, berbeda dengan tempat hiburan macam Dunia Fantasi atau Timezone, yang harga tiketnya realatif cukup tinggi.

Adalah Kelompok Dhyan Karya milik Karmidi, asal Semarang, Jawa Tengah, yang kami temui sedang beroperasi di wilayah Kalimalang, Jakarta Timur. Kelompok hiburan keliling Karmidi ini, awalnya didirikan untuk memberi hiburan bagi anak-anak di kampung halamannya, Semarang. Dengan modal seadanya, Karmidi kemudian membeli dua unit permainan yaitu kuda-kudaan dan kincir angin. Ternyata jenis permainan itu sangat digemari anak-anak.

Setiap seminggu sekali, kelompok hiburan Karmidi pindah tempat. Dari lokasi yang satu ke lokasi yang lain, berkeliling kota Semarang. Sekitar tahun 2003, Karmidi bersama kelompok Dhyan Karyanya kemudian pindah dari Semarang ke kota Jakarta, dengan harapan dapat menambah penghasilan dan koleksi mainannya.

Menurut salah seorang anggota kelompok Dhyan Karya bernama Triono kepada Kami, sejak pindah ke Jakarta, hiburan rakyat ini makin banyak diminati pengunjung khususnya anak-anak kecil. Sekali naik komedi putar dipungut biaya 3000 ribu rupiah untuk lima kali putaran. Orang dewasa juga diperbolehkan naik dipermainan ini, karena terkadang anak-anak takut naik sendirian, sehingga harus ditemani orangtuanya. Selain itu, arena komedi putar memang dimodifikasi untuk semua kalangan.

Hari Sabtu dan Minggu adalah hari yang paling banyak pengunjungnya, dibanding hari-hari biasa. Selain itu, di hari libur sekolah dan lebaran.

Produsen kereta mini,kereta mall, dan komidi putar terbaik di Indonesia

Untuk dapat mengoperasikan segala jenis permainan yang mereka sediakan, Karmidi merekrut 21 orang anggota yang memiliki tugas masing-masing. Seluruh anggota Karmidi berasal dari Jawa Tengah. Triono sendiri bertugas mengendalikan kereta mini keliling.

Triono sudah 4 tahun bergabung dengan kelompok Dhyan Karya. Tentu saja, ia memiliki suka dan duka. Sukanya, jika masyarakat merasa terhibur dengan hiburan yang mereka sediakan. Selain itu, hiburan macam ini merupakan tiangnya untuk mencari nafkah menyambung hidup bersama anak dan istrinya, yang diajaknya meski kerap berpindah lokasi.

Pekerjaan yang paling berat di komedi putar menurut Triono adalah saat bongkar pasang. Sebab semua permainan terbuat dari besi yang sangat berat tentunya. Meski hidupnya di lapangan dan penuh resiko, Triono dan istri tetap menjalaninya dengan senang hati, karena tidak ada pilihan lain.

Apalagi, Triono dan rekan-rekannya tidak punya tempat tinggal yang tetap. Kemanapun mereka berpindah tempat, disana pula tempat mereka tidur. Jika musim hujan tiba tidak ada tempat yang aman untuk berteduh. “Saya dan keluarga serta teman-teman tidurnya ya di lapangan, kita buat tenda tenda kecil,” jelas Triono.

Bahkan untuk MCK (mandi,cuci, kakus) ia menumpang di rumah-rumah warga dengan membayar seribu rupiah sekali pakai. Sementara air untuk keperluan sehari-hari membeli dengan harga seribu rupiah perderigen.

Ketika ditanya berapa pendapatan perhari, Triono tidak bisa menyebutkan berapa, karena tergantung pengunjung katanya. ”Kerja ditempat hiburan keliling seperti ini tidak bisa ditargetkan pendapatannya. Tergantung dari banyak dan sedikitnya pengunjung. Setiap hari saya mendapat 25 persen dari pendapatan seluruhnya, ya cukup buat makan saja,” ujar Triono dengan nada pelan.

Namun demikian, ia tetap bersyukur karena tidak mempunyai keahlian yang lain kecuali mengendalikan kereta mini. Mungkin paling ramai itu pas lebaran atau liburan sekolah bisa mendapat penghasilan bersih sekitar 1 juta rupiah.

Selama berada di Jakarta, komidi putar ini sudah beberapa tempat yang dikunjungi seperti kawasan Bekasi, Pondok Kelapa, Jakarta Timur dan dikawasan Cilandak, Jakarta Selatan. Menurut Triono, hiburan rakyat ini hanya boleh menempati lahan atau lokasi selama satu bulan penuh dan dengan sewa lahan berbeda-beda.

Kelompok Dhyan Karya ini kini telah memiliki 5 unit permainan, yakni kincir angin, ombak banyu, kuda putar, pesawat terbang dan kereta mini yang sebagian dikendalikan menggunakan mesin diesel dan sebagian manual (tenaga orang).

Diakui Triono komedi putar dan beragam permainan tradisional lainnya kini memang semakin terpinggirkan. Jika tidak bisa menatanya, bisa jadi permainan tersebut perlahan-lahan terlupakan, kemudian mati dengan sendirinya. Ia berharap agar permainan komedi putar seperti ini tetap disenangi anak-anak, meski sudah banyak permainan yang cangih saat ini.

Post a Comment